
Sejarah Pendirian Yayasan Pembinaan Islam Al-Ikhlas (YABIS) Bontang
Berawal dari kekhawatiran dan kegundahan hati akan pembinaan umat Islam di Bontang, maka terketuklah hati para pendiri saat itu yang diprakarsai oleh Drs. H. Muslim Arsyad, salah seorang karyawan PT Badak NGL Bontang.
Pada awal tahun 1986, Bontang masih sunyi tidak seramai dan sebising seperti sekarang ini. Bontang masih dalam satu wilayah kecamatan, dan masih berada di wilayah kabupaten Kutai Kartanegara. Dua perusahaan besar, PT Badak NGL sebagai pengolah gas cair dan PT Pupuk Kaltim sebagai penghasil pupuk terbesar di Indonesia yang menjadi faktor dominan berputarnya roda perekonomian di daerah ini.
Drs. H. Muslim Arsyad adalah salah seorang karyawan PT Badak NGL Bontang, ketika di dalam lingkungan kerja secara tidak sengaja beliau mendapati selebaran dari sebuah yayasan yang ingin mendirikan tempat ibadah, tempat pendidikan dari tingkat TK hingga perguruan tinggi, kebun binatang mini, dan sarana-sarana lainnya. Dengan adanya hal itu timbul pemikiran beliau ingin memberikan komentar terhadap ide-ide cemerlang dari yayasan tersebut, akan tetapi tidaklah mungkin beliau akan turut campur dalam sebuah yayasan yang dalam kegiatannya tidak untuk mendidik dan membina umat Islam. Pada saat itu beliau hanya dapat merasakan kekhawatiran dan keprihatinan terhadap umat Islam di Bontang. Oleh karena itu keprihatinan beliau tentang kurangnya pembinaan umat Islam di Bontang terangkum dalam sebuah pertanyaan “Mengapa kita sebagai umat Islam enggan untuk mempedulikan perkembangan umat Islam sendiri ?”. Pertanyaan itu ditulis dalam sebuah surat dengan dilampiri selebaran tersebut lalu ditujukan kepada Badan Dakwah Indonesia (BDI) Kecamatan Bontang yang sekarang bernama Yaumil. Beliau bercita-cita ingin memberdayakan, mendidik, serta membina umat Islam di Bontang ke dalam suatu wadah yang terarah.
Dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan hati untuk mewujudkan cita-citanya, beliau mendatangi satu demi satu orang-orang yang memiliki kepedulian dengan perkembangan umat Islam di Bontang. Dan atas pertolongan dan izin Allah SWT keinginan beliau akhirnya terkabulkan. Ir. H. Mahfud adalah salah satu orang yang telah dikunjungi oleh beliau, terketuk hatinya dan rela mewakafkan sebidang tanahnya untuk kegiatan sosial, pendidikan,dan keagamaan.
Berangkat dari sinilah YABIS berdiri dengan Akta Notaris Rasyid Umar Nomor 62 tahun 1986 di Balikpapan . Diatas tanah wakaf seluas + 2,6 Ha dibangunlah sebuah sekolah Taman Kanak-kanak (TK) sebagai cikal bakal pendirian Yayasan Pembinaan Islam Al-Ikhlas Bontang, dan mulai aktif melakukan kegiatan pada tahun 1988.
YABIS merupakan singkatan dari Yayasan Pembinaan Islam Al-Ikhlas, mengapa ada Al-Ikhlas dibelakangnya? kata Al-Ikhlas dibelakang singkatan itu menunjukkan bahwa seluruh Pendiri dan Dewan Pengurus serta seluruh karyawan bekerja dengan Ikhlas tanpa mengharapkan imbalan yang lebih dan pujian orang, akan tetapi semata-mata karena Izzul Islam.
Seiring berlalunya tahun dan berkembangnya zaman, YABIS mendapat banyak perhatian dan dukungan dari umat, sehingga Yabis dapat meningkatkan amal usaha di beberapa bidang antara lain :
YAYASAN |
||
|
|
||
...................................................... |
||
| ...................................................... | ||
| ...................................................... | ||
PENDIDIKAN |
||
| ...................................................... | ||
| ...................................................... | ||
| ...................................................... | ||
PENGEMBANGAN & USAHA |
||
| ...................................................... | ||
| ...................................................... | ||
| ...................................................... | ||
| ...................................................... | ||
| ...................................................... | ||
KESEHATAN |
||
| ...................................................... | ||